Bamsoet Tekankan Pentingnya Penguatan Ideologi di Lingkungan Polri untuk Tangkal Radikalisme

Jakarta, 6 Mei 2026 – Anggota DPR RI sekaligus tokoh nasional Bambang Soesatyo atau Bamsoet menekankan pentingnya penguatan ideologi kebangsaan di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia sebagai langkah strategis dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di tubuh aparat penegak hukum.

Menurut Bamsoet, Polri memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan keutuhan negara. Karena itu, setiap personel kepolisian harus memiliki pemahaman ideologi yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham ekstrem maupun gerakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Ia menilai tantangan radikalisme saat ini semakin kompleks karena penyebarannya tidak hanya terjadi melalui lingkungan sosial secara langsung, tetapi juga berkembang pesat melalui media digital dan platform media sosial.

Bamsoet mengatakan penguatan ideologi Pancasila dan semangat kebangsaan harus terus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan, pembinaan, dan peningkatan wawasan kebhinekaan di lingkungan institusi kepolisian.

Menurutnya, aparat kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mempertahankan persatuan dan menjaga masyarakat dari ancaman yang dapat memecah belah bangsa.

Ia juga mengingatkan bahwa infiltrasi paham radikal dapat menyasar siapa saja tanpa memandang profesi maupun latar belakang. Oleh sebab itu, kewaspadaan internal di tubuh institusi negara dinilai sangat penting.

Selain penguatan ideologi, Bamsoet mendorong agar pengawasan dan pembinaan terhadap anggota Polri dilakukan secara lebih intensif, terutama dalam menghadapi perkembangan informasi digital yang sangat cepat dan sulit dikendalikan.

Menurutnya, pendidikan karakter dan pemahaman kebangsaan perlu menjadi bagian utama dalam proses pembentukan sumber daya manusia di institusi kepolisian agar setiap anggota memiliki loyalitas tinggi terhadap negara dan konstitusi.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya perhatian berbagai pihak terhadap ancaman radikalisme yang dinilai masih menjadi tantangan serius bagi Indonesia.

Sejumlah pengamat keamanan menilai penguatan ideologi di lingkungan aparat negara memang menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga stabilitas nasional, terutama di era digital ketika penyebaran propaganda ekstrem semakin mudah dilakukan melalui internet.

Di sisi lain, Bamsoet juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang mengandung unsur kebencian maupun intoleransi.

Ia menegaskan bahwa menjaga ideologi bangsa bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat Indonesia agar nilai persatuan tetap terjaga di tengah keberagaman.

Dengan penguatan ideologi yang dilakukan secara konsisten, Bamsoet berharap institusi Polri dapat semakin solid, profesional, dan mampu menghadapi berbagai tantangan keamanan nasional di masa depan tanpa terpengaruh oleh paham radikal yang mengancam keutuhan bangsa.

Related Posts

Lanskap Ketenagakerjaan 2026: Tantangan Kepatuhan dan Stabilitas Hubungan Industrial di Era Regulasi Baru

Jakarta, 20 Mei 2026 – Dunia ketenagakerjaan Indonesia pada tahun 2026 disebut menghadapi perubahan besar seiring berkembangnya regulasi baru, transformasi digital, serta dinamika hubungan industrial yang semakin kompleks. Para pengamat…

Ahli Sebut Kerusakan Mata Andrie Yunus akibat Siraman Air Keras Diduga Bersifat Permanen

Jakarta, 20 Mei 2026 – Ahli medis yang memberikan keterangan dalam penanganan kasus yang menimpa Andrie Yunus menyebut kerusakan pada bagian mata akibat siraman air keras diduga bersifat permanen. Penjelasan…

You Missed

Lanskap Ketenagakerjaan 2026: Tantangan Kepatuhan dan Stabilitas Hubungan Industrial di Era Regulasi Baru

Lanskap Ketenagakerjaan 2026: Tantangan Kepatuhan dan Stabilitas Hubungan Industrial di Era Regulasi Baru

Ahli Sebut Kerusakan Mata Andrie Yunus akibat Siraman Air Keras Diduga Bersifat Permanen

Ahli Sebut Kerusakan Mata Andrie Yunus akibat Siraman Air Keras Diduga Bersifat Permanen

PKPI Jalin Kerja Sama dengan Hukumonline untuk Tingkatkan Kompetensi dan SDM Anggota

PKPI Jalin Kerja Sama dengan Hukumonline untuk Tingkatkan Kompetensi dan SDM Anggota

Kemampuan AI Dinilai Jadi Nilai Tambah Baru bagi Mahasiswa Hukum di Era Digital

Kemampuan AI Dinilai Jadi Nilai Tambah Baru bagi Mahasiswa Hukum di Era Digital

IRCA 2026 Hadirkan Skema PROSPER untuk Ukur Tingkat Kepatuhan dan Kompleksitas Perusahaan

IRCA 2026 Hadirkan Skema PROSPER untuk Ukur Tingkat Kepatuhan dan Kompleksitas Perusahaan

PT Musim Mas Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Perusakan Lingkungan

PT Musim Mas Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Perusakan Lingkungan