Jakarta, 5 Mei 2026 – Korlantas Polri menegaskan bahwa penanganan kasus kecelakaan kereta yang terjadi di wilayah Bekasi dilakukan secara transparan dan profesional. Pernyataan ini disampaikan untuk menjawab perhatian publik yang terus mengikuti perkembangan kasus tersebut.
Pihak Korlantas menyatakan bahwa seluruh proses penyelidikan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada informasi yang ditutup-tutupi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Dalam prosesnya, penyidik telah memeriksa puluhan saksi dari berbagai unsur, termasuk petugas operasional, pihak terkait di lokasi kejadian, serta pihak yang memiliki keterkaitan dengan sistem teknis. Keterangan para saksi menjadi bagian penting dalam menyusun kronologi kejadian secara utuh.
Selain itu, tim investigasi juga melakukan analisis terhadap bukti teknis, seperti kondisi jalur rel, sistem pengendali, serta rekaman operasional sebelum dan saat kejadian. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan dapat diidentifikasi secara akurat.
Korlantas menegaskan bahwa jika ditemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran, maka pihak yang bertanggung jawab akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi terhadap kesalahan yang berpotensi membahayakan keselamatan publik.
Kasus ini menjadi perhatian luas karena menyangkut keselamatan transportasi massal. Banyak pihak berharap hasil investigasi dapat menjadi dasar perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berjalan dan aparat berkomitmen untuk menyampaikan hasilnya secara resmi kepada publik setelah seluruh tahapan selesai.





