Jakarta, 10 Mei 2026 – Sejumlah warga di kawasan Tamalanrea menyuarakan desakan agar rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Makassar ditinjau ulang. Aspirasi tersebut muncul karena masyarakat mengkhawatirkan dampak lingkungan dan kesehatan yang berpotensi muncul apabila proyek tersebut tetap berjalan tanpa kajian yang dianggap matang.
Warga menyampaikan kekhawatiran terkait kemungkinan pencemaran udara, limbah, hingga dampak jangka panjang terhadap permukiman di sekitar lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan fasilitas pengolahan sampah tersebut. Selain itu, masyarakat juga meminta keterbukaan informasi mengenai proses perencanaan dan analisis dampak lingkungan proyek.
Makassar dalam beberapa tahun terakhir memang menghadapi tantangan besar terkait pengelolaan sampah seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas perkotaan. Karena itu, pemerintah daerah mendorong berbagai solusi pengolahan sampah modern termasuk pembangunan PLTSa.
Namun pengamat lingkungan menjelaskan bahwa proyek pengolahan sampah berbasis energi seperti PLTSa perlu disiapkan secara hati-hati agar tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat sekitar. Teknologi pengelolaan emisi, sistem pengawasan lingkungan, dan keterlibatan warga menjadi faktor penting dalam pembangunan fasilitas tersebut.
Selain menyampaikan penolakan, warga juga berharap pemerintah membuka ruang dialog yang lebih luas agar masyarakat dapat memahami manfaat maupun risiko dari proyek yang direncanakan. Sebagian warga mengaku tidak menolak pengelolaan sampah modern, namun meminta proses pembangunan dilakukan secara transparan dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.
Pengamat tata kota menilai persoalan sampah di kota besar memang membutuhkan solusi jangka panjang, tetapi pelaksanaannya harus tetap mempertimbangkan aspek sosial dan penerimaan masyarakat. Tanpa komunikasi yang baik, proyek strategis sering memicu penolakan karena muncul kekhawatiran di tengah warga.
Pemerintah daerah sendiri disebut masih terus melakukan pembahasan dan kajian terkait rencana pembangunan PLTSa tersebut. Sejumlah pihak berharap keputusan yang diambil nantinya dapat menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus tetap menjaga kenyamanan dan kesehatan masyarakat di sekitar kawasan Tamalanrea.
Perdebatan mengenai pembangunan PLTSa Makassar tersebut menunjukkan bahwa isu lingkungan kini semakin menjadi perhatian masyarakat. Banyak warga berharap pengelolaan sampah modern di kota besar dapat dilakukan dengan teknologi aman, transparan, dan tetap berpihak pada kualitas hidup masyarakat sekitar.





