Lombok, 10 Oktober 2026 – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mengamankan posisi start ketujuh dalam sesi kualifikasi Moto3 Mandalika 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (10/10/2026). Pembalap Honda Team Asia tersebut mencatatkan waktu terbaik 1 menit 37,246 detik pada sesi kualifikasi kedua atau Q2. Hasil tersebut membuat Veda berhak memulai balapan utama dari baris ketiga. Sementara itu, pembalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, tampil sebagai yang tercepat dan merebut pole position. Pembalap Malaysia, Hakim Danish, harus puas memulai balapan dari posisi ke-18.
Veda menunjukkan perkembangan positif sepanjang rangkaian latihan hingga sesi kualifikasi berlangsung. Pada latihan bebas kedua atau FP2, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mampu mencatatkan waktu 1 menit 37,860 detik. Catatan tersebut menjadi modal penting sebelum menghadapi persaingan perebutan posisi start. Berkat hasil yang diperoleh pada sesi Practice, Veda juga berhasil mendapatkan tiket langsung menuju Q2 tanpa harus melewati Q1. Keuntungan tersebut memberinya kesempatan lebih besar untuk mempersiapkan strategi dalam sesi penentuan posisi start.
Perjalanan Veda pada sesi Q2 sempat menghadapi tantangan ketika catatan waktu awalnya belum cukup kompetitif. Dalam percobaan pertama, pembalap berusia 17 tahun tersebut membukukan waktu 1 menit 37,682 detik. Hasil itu menempatkannya untuk sementara di posisi ke-12, sehingga ia harus meningkatkan kecepatannya untuk mendapatkan posisi start lebih baik. Veda kemudian berhasil memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 37,246 detik. Peningkatan tersebut membuatnya naik ke posisi ketujuh dengan selisih hanya 0,385 detik dari pembalap tercepat.
Brian Uriarte menjadi pembalap yang paling menonjol dalam sesi kualifikasi Moto3 Mandalika 2026. Pembalap asal Spanyol tersebut mencatatkan waktu 1 menit 36,861 detik untuk mengamankan posisi start terdepan. Hasil tersebut sekaligus menjadi pole position ketiganya sepanjang musim 2026. David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP menempati posisi kedua, sedangkan Alvaro Carpe melengkapi baris terdepan dengan berada di urutan ketiga. Ketiganya diperkirakan akan terlibat dalam persaingan ketat sejak putaran awal balapan utama.
Persaingan pada baris kedua juga berlangsung sengit dengan sejumlah pembalap yang memiliki kemampuan bersaing di kelompok depan. Adrian Fernandez dari Leopard Racing berhasil menempati posisi keempat, diikuti rekan setimnya, Guido Pini, pada urutan kelima. Sementara itu, Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team harus puas berada di posisi keenam. Quiles yang memimpin klasemen sementara Moto3 2026 tetap menjadi salah satu pembalap yang patut diperhitungkan dalam perebutan kemenangan. Veda akan memulai balapan tepat di belakang kelompok tersebut dan memiliki peluang untuk memperbaiki posisi sejak awal.
Di belakang Veda, Matteo Bertelle berhasil mengamankan posisi kedelapan, sedangkan Adrian Cruces menempati urutan kesembilan. Casey O’Gorman melengkapi sepuluh besar hasil kualifikasi. Sementara itu, Hakim Danish yang menjadi salah satu pembalap muda andalan Malaysia mengalami kesulitan dalam perebutan posisi start. Pembalap MT Helmets-MSI tersebut akhirnya harus memulai balapan dari posisi ke-18 atau baris keenam. Hasil tersebut membuat Hakim menghadapi tantangan lebih besar untuk menembus kelompok depan saat balapan berlangsung.
Posisi ketujuh menjadi modal cukup menjanjikan bagi Veda untuk menghadapi balapan kandang di Mandalika. Pembalap Indonesia tersebut memiliki pengalaman berkompetisi di lintasan yang sama ketika mengikuti ajang balap tingkat Asia. Pengalaman itu dapat membantu Veda memahami karakter tikungan, titik pengereman, dan peluang menyalip di sejumlah bagian sirkuit. Meski demikian, persaingan Moto3 terkenal ketat karena jarak antarpembalap sering kali sangat tipis. Veda perlu menjaga konsistensi, menghindari kesalahan, dan memanfaatkan peluang untuk memperbaiki posisi sepanjang balapan.
Balapan utama Moto3 Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026, mulai pukul 11.00 WIB atau 12.00 WITA. Para pembalap akan bersaing selama 20 putaran untuk memperebutkan kemenangan dan tambahan poin kejuaraan dunia. Veda Ega Pratama diharapkan mampu memanfaatkan posisi start ketujuh untuk tampil kompetitif di hadapan pendukung Indonesia. Sementara itu, Brian Uriarte berusaha mempertahankan keunggulannya setelah mencatatkan waktu tercepat pada sesi kualifikasi. Hasil balapan akan menjadi penentu apakah Veda mampu mengubah pencapaian positif pada sesi kualifikasi menjadi hasil terbaik di kandangnya sendiri.





