Buenos Aires, 3 Oktober 2026 – Timnas Argentina dijadwalkan menghadapi Burkina Faso dalam pertandingan persahabatan internasional di Estadio Monumental, Buenos Aires, Minggu (4/10/2026) pukul 07.00 WIB. Albiceleste memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi setelah membantai Bolivia 4-0 pada laga sebelumnya. Pertemuan ini juga menjadi duel pertama Argentina dan Burkina Faso di level senior. Meski demikian, persiapan Burkina Faso sempat terganggu masalah perjalanan menuju Argentina setelah penerbangan mereka dilaporkan mengalami pembatalan.
Argentina memperlihatkan ketajaman ketika menghadapi Bolivia dengan Lautaro Martinez, Nico Paz, Cristian Romero, dan Jose Manuel Lopez mencatatkan nama di papan skor. Kemenangan tersebut menjadi respons positif setelah Argentina sebelumnya kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Dalam lima pertandingan terakhir, Albiceleste juga mengalahkan Inggris 2-1, Swiss 3-1, dan Mesir 3-2. Catatan itu memperlihatkan lini serang Argentina tetap produktif meski Lionel Scaloni mulai memberikan kesempatan lebih besar kepada sejumlah pemain muda.
Scaloni berpeluang kembali melakukan rotasi ketika menghadapi Burkina Faso. Lautaro Martinez diragukan tampil setelah mengalami masalah pada pertandingan melawan Bolivia sehingga Jose Manuel Lopez berpeluang berduet dengan Julian Alvarez di lini depan. Nico Paz juga memiliki peluang besar mempertahankan tempat setelah menghasilkan satu gol dan satu assist pada laga sebelumnya. Emiliano Martinez, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Exequiel Palacios, dan Gianluca Prestianni menjadi sejumlah nama lain yang diperkirakan masuk susunan awal.
Perhatian juga tertuju kepada Lionel Messi yang telah tiba di Argentina bersama keluarganya. Scaloni membuka kemungkinan Messi mendapatkan menit bermain menghadapi Burkina Faso, meskipun belum ada kepastian mengenai keterlibatannya. Pertandingan utama yang dipersiapkan untuk Messi adalah laga melawan Benin pada 6 Oktober yang direncanakan menjadi penampilan perpisahannya bersama tim nasional Argentina. Karena itu, Albiceleste mempunyai alasan untuk tidak mengambil risiko berlebihan terhadap kondisi pemain berusia 39 tahun tersebut.
Burkina Faso sendiri datang dengan modal yang cukup positif dari kualifikasi Piala Afrika 2027. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Benin sebelum menang 1-0 atas Republik Afrika Tengah. Edmond Tapsoba diperkirakan kembali menjadi pemimpin lini belakang, sementara Lassina Traore dapat menjadi tumpuan di sektor penyerangan apabila Dango Ouattara belum tersedia. Organisasi pertahanan dan kekuatan fisik menjadi modal Burkina Faso untuk mencoba membatasi ruang bagi lini serang Argentina.
Secara kualitas dan kedalaman skuad, Argentina memiliki keunggulan untuk pertandingan ini, terlebih mereka bermain di hadapan pendukung sendiri. Namun, status pertandingan persahabatan membuat Scaloni kemungkinan lebih fokus pada eksperimen taktik dan pemberian kesempatan kepada pemain yang jarang tampil. Burkina Faso dapat mencoba memanfaatkan transisi cepat apabila Argentina terlalu agresif menyerang. Model statistik Sports Mole menempatkan peluang kemenangan Argentina sekitar 72,78 persen, hasil imbang 19,17 persen, dan kemenangan Burkina Faso 8,04 persen, meski angka tersebut tentu bukan jaminan hasil pertandingan.
Dengan performa terkini, kedalaman pemain, dan keuntungan bermain di Estadio Monumental, Argentina memiliki modal kuat untuk mengendalikan pertandingan. Burkina Faso berpotensi memberikan perlawanan lebih ketat dibandingkan Bolivia, khususnya apabila mampu mempertahankan organisasi lini belakang dan mengurangi ruang di sekitar kotak penalti. Argentina tetap diperkirakan memperoleh lebih banyak peluang melalui kombinasi Julian Alvarez, Nico Paz, dan pemain-pemain mudanya. Prediksi skor Argentina vs Burkina Faso: 3-0 untuk Argentina.





